Global Visitor

Flag Counter

Smart Backlink

Free Auto Backlink - Gratis Backlink Otomatis

LOGOKU

LOGOKU

ARCGIS, SOFTWARE KEREN UNTUK KARTOGRAFI

Posted by Unknown Wednesday, June 25, 2014 0 comments
Arcgis adalah salah satu software yang sering digunakan oleh para profesional dalam mengolah data pemetaan yang berasal dari GPS, software ini cukup rumit bagi pemula, termasuk saya :), beberapa waktu yang lalu, saya membeli sebuah GPS Garmin, dan saat melakukan mapping area, dan ingin mencetak hasilnya, terjadi masalah pada windows, file yang dimaksud tidak terbaca oleh software apapun.

setelah interogasi sana-sini ( kaya olah TKP ), akhirnya si Google menjawab, dan gayungpun bersambut, seorang teman yang mantan RM ( Regional Manager ) sebuah perusahaan sawit dengan senang hati menginstall-kan si ARCGIS ke dalam Laptop-ku.


proses instalasi ArcGis termasuk cukup rumit, sebab, dalam software ini, banyak anak-anak program seperti phyton dan desktop Mapping.

berikut langkah-langkah install-nya : ( link download ada di bawah ):

1. Instal ArcGIS 10 Desktop bersama dengan ArcGIS Licence Manager. Setelah selesai, pilih STOP pada ArcGIS Licence Server Administrator.

2. Copy semua file yang ada dalam folder CRACK ArcGIS 10 (kecuali “Afcore.dll”) pada "%PROGRAMFILES%\ArcGIS\License10.0\bin"

3. Jalankan "float.reg" yang anda copy tadi
4. Selanjutnya copy-kan "Afcore.dll" ke "%PROGRAMFILES%\ArcGIS\Desktop10.0\bin"
5. Jalankan LMTools.exe yang berada dalam "%PROGRAMFILES%\ArcGIS\License10.0\bin"
6. Pada menu "Service/License file" pilih "Configuration using Services"
7. Selanjutnya klik menu "Config Services"
8. Tambahkan "ArcGIS v10" pada "Service Name"
9. Pada kotak "path to the lmgrd.exe file" isikan "lmgrd.exe" yang berada dalam dalam "%PROGRAMFILES%\ArcGIS\License10.0\bin"
10. Selanjutnya pada kotak"path to the license file" isikan "37102011.dat" yang berada dalam "%PROGRAMFILES%\ArcGIS\License10.0\bin". Sebelumnya, ubah ektensi file menjadi (*.dat)
Untuk “path to the debug file” tidak usah diganti
11. Centang "Use Services" dan "Start Server at Power Up”
12. Klik “Save Service"
13. Selanjutnya klik menu "Start/Stop/Reread"
14. Pilih "Start Server"
15. Pilih dan klik "ReRead License File"16.
selesai... tapi ingat!! ini software yang memerlukan kapasitas RAM yang besar, jadi pastikan PC/Laptop anda memiliki free space RAM yang cukup.

untuk download software, silakan instal di :
http://itopsoft.softarchive.net/arcgis_desktop_x_x.364630.html

16. masih ngga mudheng?


Read More..

SEPOTONG KISAH TENTANG DAYAK SIMPANG

Posted by Unknown Friday, May 2, 2014 2 comments
Cerita KEK TOROK(diceritakan kembali oleh Simon Itang,Dusun Bukang)
Sejarah Simpang bermula dari Tamak Rawank Batu Balawang ,Sukadana yang kini terletak di wilayah KKU[Kabupaten Kayong Utara).Di sanalah asal usul nenek moyang Suku Dayak Simpang. Gurak Tanah ,adalah nenek moyang pembentuk keturunan yang sekaligus penguasa wilayah Tamak Rawang yang pertama ,setelah nenek moyang suku Dayak Simpang menetap ratusan tahun di sana .


Pada masa pemerintahan Mangku Rurah ,keturunan ke 5 dan pengganti ke lima , mereka berpindah ke tanah Simpang disebabkan banyak masalah, antara lain ; pusat kerajaan Dayang Kutong menghimpit wilayah Tamak Rawangk ke laut , Di laut berkuasa Lanun(Bajak laut) yang sering menyerang ke daratan . Di daratan pinggir laut menetaplah orang-orang Tamak Rawangk. Orang -orang Tamak Rawang berpindah ke hulu.

Mereka menetap di daerah yang kini dikenal dengan nama wilayah Simpang . Itulah asal usul suku Dayak Simpang .Di tanah Simpang mereka mendirikan perkampungan perkampungan yang teratur dan tiap -tiap kampung dipimpin oleh pemimpin-pemimpin yang arif dan bijaksana mengatur adat joran ator lamaga dan tata kehidupan lainnya. Suku Dayak Simpang hidup dalam aturan adat joran nenek moyang yang kokoh dan turun temurun .
Setelah Suku Dayak Simpang menetap ratusan tahun di tanah Simpang ,di Bukang salah satu tempat menetap sub suku Dayak Simpang, datanglah beberapa orang yang menyebut dirinya Jawa Mantaram [Mataram), di daerah ini mereka dikenal dengan sebutan “Jawa Sosat kalah perang”. Mereka ada yang menikah dengan anak anak gadis suku Dayak Simpang.

Menurut gontak (Bukang) yang dituturkan ke penulis hanya tiga orang Jawa sosat yang diketahui di daerah ini; Pateh Karojan, Ria Ramancang dan Kek Torok. Pateh Karojan dan Ria Ramancang adalah pimpinan pasukan, sedangkan Kek Torok hanya prajurit biasa .
Mereka datang di Bukang –Kaminting (Bukang-Selantak) pada masa pemerintahan Ria Ramompas di Bukang –Kaminting. Kek Torok menikah dengan Bobat turunan ke 7 Suku Dayak Simpang , Bukang. Mereka memilih hidup di daerah Tarodok [Kaminting ,Selantak)
Di situlah bermula kisah yang sesungguhnya tentang Kek Torok ini . Setelah hidup puluhan tahun beliau mengetahui jalan dari pedalaman ke laut . Ternyata Botang Banyor (sungai Banjur) muaranya ke laut . Timbulah hasrat hati untuk balulang (berkunjung sesaat) ke tanah Jawa . Dalam kurun waktu puluhan tahun itu lahirlah 8 orang anak lelaki dari Bobat istrinya . Setelah meminta ijin pada istrinya untuk berlayar ke Jawa dan direstui mulailah beliau babaan ( menyiapkan kayu dan papan) untuk dijadikan perahu besar /biduk. Meskipun telah memilih hidup di pedalaman namun kerinduan akan tanah air yang terpaksa di tinggalkan memicu dia untuk giat siang malam membuat biduk demi tujuannya itu.

Salah satu motivasi beliau adalah pengadaan ogong gamal [gamelan) untuk daerah baru ,Bukang Kaminting dan tentunya rindu sanak famili .
Demi tujuan itu tak perduli siang atau malam mereka bekerja terus . Delapan orang anak bujangan cukup banyak tenaga untuk menuntaskan impiannya itu . Rencananya semua bahan yang telah jadi itu akan diangkut ke pinggir teluk Tarusak .Namun aral terjadi salah satu anak bujangnya meninggal karena sakit mendadak . Usaha terus dilakukan dalam menuntaskan rencana awal, Namun esok harinya meninggal lagi satu anak bujang kek Torok. Walaupun begitu pekerjaan terus dijalankan.


Kini pekerjaan tinggal dilakukan oleh mereka bertujuh ; ayah [Kek Torok) dan 6 bersaudara. Karena pada waktu itu belum dimengerti penyebab kematian hingga akhirnya ke delapan anak bujang nya meninggal semua. Kek Torok menjadi putus asa dalam upayanya ingin membuat perahu/biduk milik sendiri . Betepa tidak, kedelapan anak bujang nya meninggal setiap hari sehingga orang –orang menguburnya dalam satu lobang saja . Karena ada delapan manusia yang dikuburkan dalam satu lobang maka kuburan mereka dinamakan Tamak Tumpak Delapan(kuburan timpa delapan) di Tarodok, Dusun Selantak ,yang dahulu termasuk wilayah Bukang –Kaminting.
Kek Torok dan Nek Torok mengalami kepahitan teramat sangat kehilangan orang-orang yang sangat dikasihi . Dalam keputus asaan Kek Torok mengambil tabungan emas semuanya berjumlah satu copan [nyiru) lalu menumbuknya sampai halus dan mencurahkannya ke arong Tarodok [sungai Tarodok). Mereka berduapun berpindah selamanya ke Tolok Sawa meninggalkan kepedihan bersaksi dalam ongggokan tanah berisi darah daging terkasih mereka.


Tolok Sawa terletak di wilayah Dusun Karab sekarang ,kurang lebih delapan kilo meter dari Tarodok ke hulu . Di Karab /Tolok Sawa mereka memulai hidup, mencoba melupakan peristiwa tragis yang sungguh-sungguh nyata. Di sana lahirlah seorang anak perempuan yang mereka namakan Cinëë. Menjelang remaja anak mereka sangat rajin dan patuh ,apalagi kedua orang tuanya menceritakan kisah hidup yang pernah dialami .Sementara kedua orang tuanya bekerja Cinëë melaksanakan pekerjaan rumah dalam ketekunan.Kehadiran Cinëë yang sering pergi ke air menyebabkan seekor ular sawa/pyton selalu mengincarnya.Tak ayal suatu hari disaat orang tuanya pergi Cinëë pergi ke air namun belum sampai ke air ular sawa besar sekali mematuk dan menelannya dengan mudah tanpa bekas sedikitpun.
Tanpa curiga mereka datang dengan senyum mngingat anak gadis mereka tentu sudah menyiapkan nasi sayuran dan air minum seperti biasanya . Rumah terbuka ,mereka menyangka Cinëë ke air . Namun tak ada tanda tanda adanya kegiatan di rumah .Ternyata Cinëë tak ada .Dicari ke air,ke bawas ke tempat tetangga tak ada. Dicari ke kampung Karab, ke kampung Bukang juga tak ada. Kegelisahan yang baru muncu .Sanak saudara datang dan ikut mencari janan agar Cinëë ditemukan.
Pada hari ketiga terciumlah bau busuk . warga Paruak dan Tunggkup[Karab hulu) ikut mencari ke arah hilir Tolok Sawa dan menemukan seekor ular sawa besar melilit rumpun buluh dengan perut yang tertusuk rebung buluh yang tajam ujungnya dan dari situlah asal bau busuk itu.Ternyata rebung muda yang sangat tajam ujung[pucuk)nya sanggup menembus perut sawa yang diam kekenyangan itu. Orang-orang mengira tak lain pastilah Cinëë isi perut ular itu, ternyata setelah ular itu di bunuh dan dibelah perutnya memang seorang gadis dengan sebentuk gelang perak di patahan tangannya.
Tak lain tak bukan memang setelah diteliti dialah putri satu-satunya yang sangat dikasihi. Tragedi kedua yang kembali amat sangat menyayat hati siapapun yang berhati jernih.

Sayang tak disebutkan di mana Cinëë dikuburkan .Dengan hati yang hancur luluh, remuk redam dalam duka yang amat sangat mendalam pindahlah mereka ke Mpokng Kamoja, Dusun Bukang sekarang ,kurang lebih tiga kilo meter ke hilir dari Tolok Sawa.
Di Mpokng Kamoja ,setelah mendirikan tempat tinggal, Kek Torok nekat berlayar ke Tanah Jawa meninggalkan Nek Torok dan seorang pembantu laki-laki yang sulit menerima keberadaan orang lain( introvert/asosial atau sejenisnya ). Demi membantu Nek Torok sementara dia berlayar. Persiapan dilakukan, beliau hanya membawa kurat korang (sejenis jamur berukuran kecil, hidup di kayu-kayu yang sudah mati jenis tertentu, dan dijadikan bahan makanan dengan aneka resep, dengan rasa gurih dan manis walaupun tanpa bumbu) sebanyak 7 balanse (kantong anyaman dari daun rirang, kira-kira 20 kg) . Di jaman itu sudah ada jalan ke laut melalui sungai Banjur .
Dengan persetujuan Nek Torok berangkatla Kek Torok melalui Botang Banyor ,mlir ke malananau/Melano untuk menuju pelabuhan Panyukadana /Sukadana. Di sana ada kapal yang mampu berlayar sampai ke tanah Jawa . Tidak diketahui berapa lama beliau di tanah Jawa . Sementara di sana munculah tujuh orang pria yang gagah perkasa . Mereka medengar suara yang tak henti=hentinya bersenandung lirih nan sedih ,melantunkan lagu bararanti ( Kidung ratapan) .Ternyata seorang tua yang tunduk tanpa bergeming penuh kesedihan bararanti {melantunkan lagu sedih}
Melihat situasi seperti itu merekapun tanpa sungkan naik ke rumah di mana perempuan itu berada menanyakan situasi yang dialami perempuan itu. Beliau bercerita tentang riwayat awal mula yang pernah dialami dan situasi terakhir dimana suaminya sampai berlayar kembali ke tanah Jawa. Ketujuh orang itupun bercerita hal ihwal asal usul mereka . Mereka menuturkan asal usul mereka adalah keturunan Koling ( nenek moyang salah satu suku Dayak Kalimantan ). Melihat dan mendengar situasi yang dialami nek Torok maka prihatinlah mereka . Salah satu mereka[mungkin kesepakatan bersama mereka] salah satu mereka ngilum umpa /menggiling sirih pinang dan nganyulo umpa[memberinya ] ka ujong apang[ ujung mandau ] saat di mana sebelumnya mereka meludahi mulut nek Torok .Setelah peristiwa itu merekapun pergi tak diketahui tujuannya .Tak disadari mengandunglah nek Torok .


Di saat nek Torok mengandung datanglah kek Torok berlayar. Dalam perjalanan pulang berlayar beliau membawa beberapa perangkat gamelan . Kini masih Ada kampung yang menyimpan perangkat gamelen yang berasal dari kek Torok.Betapa setianya pria yang satu ini.Betapa tidak kehidupan yang yang sudah di ujung usia dan riwayat kepedihan yang dialami masih sanggup menemui jejak yang tak menguntungkan jalan hidup. Di saat datang nek Torok mengandung lagi. Demi cinta sejati. Jika tidak kenapa manusia yang satu ini mau kembali ?


Kek Torok amat sangat senang mendengar dan melihat nek Torok mengandung lagi. Beliau amat sangat girang hati dan memuja Duata sepenuh hati demi buah hati terakhir di ujung usia . Setelah cukup waktu melahirkanlah nek Torok.Putri cantik jelita nan mungil diberi nama Ranti. Dinamakan demikian karena jawaban dari--- bararanti---.(hasil doa dalam tangisan}. Setelah dewasa Ranti menikah dengan Buboh ( turunan ke 7 orang Bukang ,sub suku dayak Simpang)
Demikian cerita rakyat ini saya akhiri . Penutur/nara sumber keturunan ke 2o dari Tamak Rawang Batu Balawang(nenek moyang suku Dayak Simpang}. Keturunan ke 15 suku Dayak Simpang , keturunan ke 13 nek Torok. Pemilik blog keturunan ke 14 dari nek Torok .
.
Read More..

WRITING AND TELL A STORY WITH THE HEART

Posted by Unknown Sunday, March 16, 2014 0 comments


MENULIS DAN BERCERITA DENGAN HATI
WRITING AND TELL A STORY WITH THE HEART

1. Agar ceritanya menarik, hindari alur yang berliku dan membingungkan, untuk menhindari kejenuhan pembaca, Segera tunjukkan persoalannya pada pembaca. Munculkan tokoh utama atau setidaknya persiapkan kemunculannya melalui peristiwa yang bakal menyeretnya ke liku-liku cerita selanjutnya.



2. Munculkan tiap karakter pada situasi yang tepat dan buat kisahnya se-dramatis mungkin. Sebagai contoh, jika di bagian akhir cerita kita akan menggambarkan tokoh berhasil mengatasi semua masalah, tunjukkan di bagian awal cerita bagaimana dia “menemukan” dan berjuang mengatasi masalah tersebut.



3. Tunjukkan "protagonis" dan "antagonis" melalui tindak-tanduk mereka, walaupun agak samar diperlukan demi membangun rasa penasaran. Dengan cara ini kita bisa melibatkan emosi pembaca. Bahkan jika tokoh utamanya adalah orang yang kejam, tokoh kita bisa tetap disukai apabila kita mampu memperlihatkan perilaku-perilaku tertentu dari tokoh yang membuat pembaca jatuh hati padanya.

4. Bangunlah latar cerita yang meyakinkan, baik itu latar tempat atau background cerita, latar waktu, latar suasana, maupun latar sosial.

5. Bangunlah wilayah konflik. Contohnya, jika latar cerita adalah instalasi pesawat ruang angkasa, maka bisa kita buat wilayah konfliknya adalah hubungan anak buah dan komandan, atau sebaliknya, walau tidak selalu, bisa saja tokoh kita adalah seorang jongos di laboratorium tersebut.



Anti Klimaks :

6. Kembangkan karakter-karakter kita melalui tindakan dan dialog. Show, don't tell, Beri karakter kita motivasi yang cukup untuk tiap tindakan dan perkataan mereka.

7. Kembangkan plot sebagai rangkaian masalah serius yang makin meninggi frekuensinya. Misalnya, pameran utama cerita kita menemukan sebuah alat anti-materi di bagian awal, menghadapi musuh berat di bagian tengah, dan menghadapi bahaya global karena anti-materi tidak berfungsi atau kehilangan kendali di bagian akhir.

Klimaks :

8. Tampilkan di bagian ini konflik yang paling besar segera setelah sesuatu berkembang sedemikian rupa dan membahayakan, bangunlah alur cerita yang melibatkan emosi pembaca. Satu tindakan keliru, bisa oleh tokoh utama, semuanya berantakan. Inilah yang disebut klimak, yang sebetulnya sudah tersirat sejak awal tetapi benar-benar tidak bisa diperkirakan.

Must Remember

9. Ingatlah bahwa tidak ada hal yangdisebut kebetulan terus menerus dalam sebuah cerita. Kenapa tokoh kita bernama Juan, misalnya. Kenapa ia bekerja di Instalasi Pesawat? Tentu saja, kita bisa menulis suka-suka kita karena kita adalah Tuhan bagi cerita kita sendiri. Ternyata si Juan punya dua istri, anaknya sudah gadis, pemabuk sekaligus pria dermawan. Akan tetapi, jika kita memiliki alasan untuk semua itu, cerita kita akan lebih menarik karena menyodorkan pembaca banyak lapisan makna.

10. Mengertilah arti kesepakatan dan dan itu bisa dilanggar jika kita punya alasan kuat untuk hal tersebut. Misalnya, kita mau menulis cerita horor. Bagaimana jika ghost breaker kita adalah orang yang suka main biola, playboy, dan agresif? , ikutlah trend di banyak cerita, agar tidak terlalu menyimpang, Tetapi tokoh ini mungkin akan memberikan kejutan tersendiri. Ia memiliki sekian banyak keterbatasan, dan dengan segala keterbatasan itu ia mengatasi persoalan.

Yang terakhir, last but not least :
Pertama, rajin membaca. Dengan banyak membaca, kita jadi punya bahan untuk membuat cerita kita lebih menarik.
Kedua, tentu saja menulis/latihan. Semakin rajin berlatih menulis, kita akan semakin mengenal gaya menulis kita, kelemahan, dan hal-hal menarik tentang style cerita.

Semoga bermanfaat.


Read More..

PANDUAN MENJADI NARASUMBER ACARA/FASILITATOR

Posted by Unknown Wednesday, March 12, 2014 0 comments



PANDUAN FASILITATOR DALAM MEMFASILITASI SEBUAH PELATIHAN

A.PERSIAPAN

1.Materi

a. Merumuskan tujuan materi yang hendak dicapai.
b.Merancang sistimatika berdasarkan tujuannya.
c.Pelajari dan pahami kondisi peserta ( pendidikan,usia,
ekonomi ,sosial budaya, adat istiadat dan agama
d.Pastikan bahwa anda menguasai materi.

2. Alat Bantu ( Alat Peraga )

a.Kartu,skema , bagan,statistik,radio,tape,vcd,televisi
b.OHP,transparan,LCD/Infocus.
c.Ukuran tulisan disesuaikan dengan luas ruangan agar
dapat dibaca oleh seluruh peserta ( jangan kecil )

B.SAAT MEMFASILITASI.

1.Posisi Berdiri ( disesuaikan dengan keadaan ruangan)
a.Tempat yang dianggap strategis ( bisa kontak mata
dengan peserta ). Sebaiknya berada ditengah-tengah
pada bagian depan ruangan.Sesekali boleh kesamping
kiri atau kanan,Kedepan atau kebelakang.Menatap
peserta dengan penuh simpatik.
b.Jika dibantu alat peraga,Anda sebaiknya pada posisi
miring agar tidak sepenuhnya membelakangi peserta
Anda harus tetap menjalin kontak dengan peserta.
c. Saat menulis dipapan tulis sebaiknya tidak dilakukan
sambil berbicara,dan harus memberi keleluasaan bagi
peserta agar dapat membaca apa yang sedang Anda
tulis,biasanya dalam posisi miring.
d. Carilah variasi posisi agar penampilan tidak terkesan
kaku atau gugup.
e. Berdirilah dengan santai tetapi sopan sehingga penampilan
Anda terkesan simpatik.

2.Penyajian Materi.

a. Sajikan materi secara berurutan dan sistematis.
b.Gunakan metode andragogi:berceramah-tanya jawab
pemberian tugas,diskusi,problem solving,permainan.
c.Libatkan peserta sehingga suasana menjadi hidup dan
bermakna bagi mereka.

3.Cara Berbicara.

a.Berbicara tidak terlalu cepat atau terlalu lambat.
b.Gunakanlah bahasa yang sedrhana dan mudah dipahami.
c.Dapat gunakan bahasa daerah setempat.
d.Berusaha untuk tidak memotong pembicaraan; kecuali
sudah menyimpang dari topik pembicaraan dan atau
sudah bertele-tele.

4.Penguasaan Kelas/Peserta.

Bertindak sebagai Moderator atau Polisi Lalu Lintas.
Kita dianggap sebagai center of attention, buatlah semenarik mungkin.

5.Penggunaan Alat Bantu( Alat Peraga)

a.Gunakan alat bantu/alat peraga yang telah disiapkan.
b.Tampilkan alat bantu/alat peraga pada saat yang tepat.

6.Buatlah Kesimpulan.

Pada bagian akhir penyajian, hendaknya dapat membuat
Peneguhan berupa kesimpulan.Anda dapat juga melibat-
Kan peserta dalam menarik atau membuat kesimpulan
Tersebut.

C.MELAKUKAN EVALUASI.

Pada akhir pelatihan,dapat dilakuan evaluasi terhadap
Bahan/materi,penyelenggaraan,maupun Fasilitator.
Evaluasi dapat berupa soal tes dan angket tertutup Maupu
angket terbuka.
Bertanya langsung kepada para peserta tentang penjelasan yang disampaikan oleh Fasilitator.
Evaluasi bermanfaat untuk
Melakukan perbaikan pada masa yang akan datang.

sekian dulu para pembaca yang budiman, semoga bermanfaat.
Read More..

BONGKIT, TWILIGHT OF A LEGEND

Posted by Unknown Friday, February 21, 2014 0 comments
Cerita ini bermula di kampung Bukang, tepatnya di sebuah hutan rawa tropis yang bernama Bukang panyaah.


Suatu waktu, dalam sebuah perjalanan pulang dari mencari kopa/kulit kayu untuk bahan pakaian, seorang nenek bersama cucunya yang masih kecil, karena letih dalam perjalanan, mereka merasa haus, dan sampailah mereka disebuah sungai kecil, dan disitulah mereka melepas dahaga dengan menggunakan tangan untuk minum.

Sebelum niat untuk minum kesampaian, muncullah sebuah tangan aneh yang langsung melilit dan menarik tubuhnya kedalam sungai, cucunya yang kecil berusaha menolong dengan menarik tubuh sang nenek, sayang sekali, tenaga sang mahluk aneh tersebut sangat kuat, sehingga usaha sang cucu menjadi sia-sia. Malanglah nasib sang nenek, ditarik kedasar sungai yang berlumpur dan menjadi santapan mahluk tersebut, sang cucu selamat dari mangsa mahluk yang menurut kesaksian orang-orang yang pernah melihat, ciri-ciri mahluk tersebut adalah berlengan delapan, bermata besar, berwarna kuning keabua-abuan, dan kadang-kadang terlihat berjemur tersebut. Binatang atau mahluk ini menjadi legenda yang ditakuti, dalam bahasa Daayak simpakng disebut Bongkit.

Sesungguhnya, sungai / kali tersebut sering dilalui mereka dalam mencari kulit kayu, walau sering dihindari oleh orang, karena terkenal angker dan sering membuat orang nyasar atau kehilangan arah. Dengan padang pakis yang datar yang luas, tanpa kayu besar sebagai patokan perjalanan, satu-satunya jenis tanaman yang tumbuh tinggi di hutan rawa tersebut hanyalah pohon rumbia atau sagu, wilayah tersebut sering dihindari untuk dikunjungi dikarenakan keadaan tersebut.

Tetapi nenek dan cucu tersebut merasa terbiasa dengan wilayah tersebut, sebab kayu kopaa banyak tumbuh di rawa tersebut, sebab lainnya, wilayah tersebut tidak begitu jauh dari wilayah pemukiman mereka ( rumah batakng).
Cerita tersebut terjadi di sekitar kampungku tigaratusan tahun yang lalu, ini bukan cerita horor untuk menakuti anak-anak yang suka bermain di hutan rawa berlumpur, tapi untuk mengingatkan semua orang dimuka bumi ini, bahwa, kemungkinan besar, mahluk cryptid dari sisa sisa peradaban pra-sejarah masih eksis dan selau mengancam kita jika tidak waspada.

Menurut pendapat saya pribadi, tersangka utama adalah mahluk yang disebut gurita air tawar, yang mengalami evolusi jutaan tahun, terdesak oleh relung dan rantai makanan, mereka beradaptasi ke wilayah pedalaman, melawan arah air mengalir, dan menemukan habitat baru mereka di wilayah air berlumpur. Walau saya sendiri belum pernah melakukan penelitian terhadap komunitas Gurita secara khusus, tapi, saya pernah membaca di website dan blog-blog lain tentang mahluk ini. Gurita memiliki kemampuan adaptif yang tinggi, ahli menyamar dan menyergap mangsa secara tiba-tiba, sebab mereka termasuk molusca raksasa yang bersifat carnivora. Dan (mungkin) karena evolusi, mereka juga memiliki racun mematikan dalam setiap sengatan mereka.

Sesuai dengan kesaksian dari penutur cerita lisan, bahwa bentuk fisik mereka adalah berlengan delapan, dan berbuku-buku, dengan mata yang besar dan kepala yang bulat layaknya kepala seorang bayi. Dengan ciri-ciri tersebut, besarlah kecurigaan saya pada mahluk ini, yang pada zaman modern sekarang ini sangaat mirip dan atau kedengaran seperti Gurita.

Demi kepuasan pembaca, admin akan mencari sumber dan referensi cerita yang memadai demi kelanjutan blog ini.

nantikan kisah saya berikutnya.

warm regards

Read More..

PEREMPUAN IBLIS

Posted by Unknown Wednesday, February 12, 2014 0 comments


Kisah ini bermula kurang lebih tahun 1800 an di jaman pemeri tahan Patingggi DUYUNG [ Bukang], tentang seorang perempuan Kanibal, inilah orang yang akan mengisi cerita saya berikut ini.
Sebagai orang pribumi dusun Bukang, saya berusaha mencari referensi yang memadai untuk bercerita secara valid dengan mencari narasumber yang terpercaya.
Alkisah, Pateh Lelek ( Tokoh Masyarakat Adat yang dianggap Raja dayak, pemimpin Bukang-Banjur, sebuah wilayah setingkat Desa, Kepala Suku ), berlayar ke tanah Jawa, perjalanan yang sangat jauh, sebab, dari dulu, tanah jawa dan kalimantan barat sudah memiliki hubungan perdagangan dan politik, dalam perjalanan itu, beliau membeli atau memperoleh sebuah lela/lila (meriam kecil terbuat dari tembaga), dalam perjalan pulang melewati Kerajaan Simpang/Kuala Simpang, Raja Simpang menginginkan Senjata tersebut untuk menambah persenjataan kerajaan Simpang, dengan tawar menawar harga yang berlangsung seru, pada akhirnya, Pateh Lelek tidak melepaskan Senjata Lela tersebut untuk ditukar dengan (atau dibeli) dengan apapun.

Dengan sebuah penawaran yang lebih menggiurkan, Raja Simpang berusaha mendapatkan Senjata tersebut, Raja menawarkan seorang Gadis Cantik bernama Nek Moh untuk ditukarkan, dan gadis tersebut tidak jelas asal usulnya, karena, seperti yang kita ketahui, dalam sebuah istana banyak terdapat budak sahaya, yang diperoleh dalam tawanan perang , invasi keluar wilayah dan atau dalam transaksi jualbeli budak ( ulun hamba sri raja dalam bahasa dayak). Setelah melihat gadis tersebut, Pateh Lelek merasa tertarik, dan proses pertukaran (trafficking??) terjadi. Senjatapun bertukar tangan dengan barter seorang gadis.
Setelah melewati perjalanan yang lumayan panjang dengan berjalan kaki melewati jalan setapak hutan belantara ( Kerajaan Simpang Berada di Matan, Sekarang Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat ), mereka sampai di kampung Bukang ( tanah kelahiran Pateh Lelek dan diriku penulis blog ini :D). Kecantikan Nek Moh tersebar luas, memikat dan menarik perhatian seorang pemuda bernama Menes ( Tokoh berikutnya ). Menes berusaha memikat gadis tersebut dan mencari perhatian Pateh Lelek, agar mendapat restu dari orang tua tersebut. Dan gayungpun bersambut, Nek Moh pun membalas cinta sang pemuda tersebut.
Dan pernikahan merekapun terjadi setelah mendapat restu Pateh Lelek, pernikahan dilakukan ditempat kediaman Pateh Lelek dengan acara adat yang seharusnya, kedua mempelai membina rumah tangga di sebuah tempat bernama Bangorapm, karena, keinginan hidup mandiri, dan mereka melahirkan anak-anak pelanjut keturunan layaknya keluarga normal lainnya. Setelah sekian lama menetap di Bangorapm, mereka berpindah ke suatu tempat bernama Sekutu, membesarkan anak-anak mereka dan menciptakan sebuah komunitas kecil, yang kemudian dikenal dan disebut dengan nama tonah bulan bintang, yang sampai hari ini tidak boleh didatangi oleh orang lain ( nanti pada akhir cerita akan saya jelaskan maksudnya ).
Setelah membina kehidupan rumah tangga sekian lama, Menes mulai mencium adanya sesuatu yang kurang beres, sabab, sang istri suka mengasingkan diri dari perhatiannya, awalnya, Menes tidak terlalu memperhatikan tingkah sang istri dikarenakan kesibukannya sebagai petani peladang dan pemburu binatang liar, layaknya orang Dayak kebanyakan pada zaman itu ( 1800-an).
Sebagai peladang, Menes memiliki rekan-rekan dari kampung lain sekitar, dari mereka, Menes mendengar cerita yang berkembang dari penduduk-penduduk sekitar Sekutu, cerita yang sering dia dengar adalah, bahwa, sering terjadi penculikan terhadap anak-anak, tanpa bekas dan jejak, yang dicurigai pertama kali adalah pengayauan dari sub suku dayak lain demi mencari kepala-kepala kayau. Menurut informasi dari para pengayau, setiap anak suku yang mengayau akan mengaku melakukan pengayauan setelah mereka mendapat kepala kayau, tapi, informasi tersebut tidak diperoleh darimanapun, misteri ini belum dapat dijelaskan. Dalam setiap tradisi mengayau, selalu ada penjelasannya, pelaku, korban, dan tempat kejadian akan segera diketahui demi sebuah pengumuman pembalasan dendam. Dalam misteri ini, tidak ada jejak atau petunjuk apapun yang tertinggal.
Keluarga Menes yang hidup agak jauh dari komunitas ramai ( dalam bahasa dayak disebut Dukoh /pedukuhan ) harus waspada, sebab mereka akan menjadi sasaran empuk, tanpa pertolongan, tanpa persenjataan memadai dan yang pasti kalah jumlah, kalau ada pengayauan ‘misterius’. Untuk menyikapi hal tersebut, Menes sebagai kepala keluarga berinisiatif membangun pertahanan, dengan menyingkirkan bangunan yang akan menghalangi pertahanan ataupun pelarian yang lazin dibuat di rumah betang ( Batang dalam bahasa Dayak Simpang )
Maka, suatu hari, bersama anak-anaknya yang beranjak remaja dan sebagian anaknya sudah berkeluarga dan memiliki anak ( sebagian anaknya sudah memisahkan diri dalam sekat rumah Batang), Menes membongkar bangunan yang kurang berfungsi dan memperkuat Bangunan utama, saat mereka membongkar tempat penyimpanan padi, mereka mencium bau pekasapm ( daging yang difermentasikan ), sewaktu diperiksa, mereka menemukan lengan utuh seorang anak, terkejutlah Menes dan anak-anaknya, mereka berusaha menyimpan rahasia itu dari orang diluar keluarga dan saling mencurigai satu sama lain, mengakibatkan rusaknya harmonisasi keluarga tersebut.
Sepandai-pandainya mereka menyimpan rahasia, akhirnya orang diluar komunitas Sekutu mendengar juga berita tersebut, dan mulai tersebar rumor bahwa, di Sekutu ada orang Buat ( kanibal) yang memakan anak-anak. Berita tersebut tentu saja membuat Menes marah, dan bila bertemu orang diluar komunitas, Menes akan membuat orang tersebut ketakutan dan tidak berani membuat omongan yang menyinggung masalah tersebut lagi.
Tahun demi tahun berlanjut, beranak cuculah Menes dan Nek Moh, makin besarlah komunitas tersebut, pada suatu ketika, hilanglah seorang anak dari komunitas tersebut, yang tak lain dari cucu Menes dan Nek Moh. Mereka berusaha mencari keberadaannya. Setelah melakukan pencarian yang panjang, kecurigaan mengarah pada satu tersangka utama, yaitu Nek Moh sendiri, sebab dengan bukti bahwa Nek Moh tertangkap basah sedang memakan daging manusia dengan tubuh anak-anak di tempat persembunyiannya disekitar Rumah Batang, sejak tertangkap basah, Nek Moh melarikan diri ke hutan. Kejadian itu tentu saja membuat gempar seluruh tanah Kerajaan, oleh Pateh Lelek, Nek Moh dijadikan buronan nomor satu, sebagai manusia luar gantang ( boleh diperlakukan sesuka hati ).

Dalam sebuah kesempatan, sekelompok pemburu menemukan Nek Moh sedang memasak daging manusia disebuah hutan, dan berhasil menikam dadanya dengan tombak berburu, sayang sekali, perempuan iblis yang telah memakan cucunya itu bisa sembuh dalam sekejap hanya dengan menekan bekas luka dengan penokan (tempat kapur sirih). Gagallah upaya mereka untuk membunuh Nek Moh.

Pateh Lelek sebagai Raja Bukang Banjur merasa bertanggungjawab atas ketidaknyamanan dan keamanan penduduk, setelah melakukan ritual pemanggilan sukma, Pateh Lelek berhasil mendatangkan Raga dan Sukma Nek Moh, berkat bantuan salah seorang cucunya, yang mengerti kelemahan Nek Moh, akhirnya Nek Moh terpancing untuk mengikuti mereka memanjat buah duku, dan diatas pohon, mereka memukul tubuh tua yang kontroversial itu dengan kayu yang berduri ( pamentong rukam ), nasib dan cerita tragis berakhir. Nek Moh mati ditangan cucunya sendiri.

cerita yang dimulai dengan penukaran atau pembelian manusia, kanibalisme, dan pembunuhan, serta diakhiri pembunuhan ini telah diketahui oleh turun temurun di kampungku, sebagai aib yang memalukan, dan jangan sampai terjadi lagi.

wilayah sekutu sampai sekarang masih terisolasi, karena, apabila ada orang yang menginjakkan kaki di tonah bulan bintang, maka dia akan dirasuki oleh roh kanibal.

sekian dulu postingan kali ini, semoga "menghibur".
narasumber : Simon Itang/ Kek Padong (Masih hidup sampai sekarang, yang jelas narasumber bukan kanibal.. hahahahahahahaha :D)



Read More..

Menyambut Komunikasi Global, Pentingnya Bahasa Inggris

Posted by Unknown Monday, February 10, 2014 1 comments
Gelombang Global marketing menimpa kita dengan dahsyat, contoh paling sederhana adalah munculnya stasiun-stasiun TV berbayar. Saluran yang mereka tawarkan semakin beragam, dengan kemasan dan penawaran yang menarik hati, membuka mata dan pikiran kita terhadap luasnya dunia, dan tayangan mereka kebanyakan berbahasa inggris, alhasil, kemampuan penerjemahan dan pemahaman kita akan bahasa inggris sangat dibutuhkan.

kemampuan berbahasa dan mengolah kata dalam bahasa inggris sangat dibutuhkan dalam masa sekarang, bayangkan bila anda menonton film "Alice in The Wonderland" tanpa mengerti apa yang diucapkan oleh si jelita Anne hathawai, sepertinya saya benar-benar mengidolakan Anne Hathaway, coba bayangkan, kita hanya bisa lihat wajah cantiknya tanpa mengerti apa yang diucapkan, sungguh akan sangat disayangkan film sebagus itu tidak dapat dinikmati seratus persen jalan ceritanya, hanya disebabkan minimnya pengetahuan berbahasa inggris.

Para Blogger juga butuh pengetahuan yang memadai dalam berbahasa inggris, sebab, salah satu syarat blogger sukses adalah bisa berbahasa inggris. Fitur-fitur untuk mempercantik tampilan Blog menggunakan bahasa inggris, mencari penghasilan lewat google adsense tentu saja membutuhkan keahlian berbahasa inggris. account di amazon, dan situs pemburu dollar yang banyak bertebaran di dunia maya juga membutuhkan kemampuan bahasa inggris. www.e.compusoft.co.id/kontes

Banyak kemudahan yang akan kita dapat, apabila kita memiliki kemampuan berbahasa inggris, seperti peluang karir yang lebih baik, bahkan sampai pergaulan yang luas bisa ditunjang oleh kemampuan berbahasa inggris.

Dewasa ini, banyak lembaga kursus bahasa inggris dengan penawaran garansi pasti bisa, waktu SMP, saya pernah mengikuti kursus bahasa inggris untuk pemula, akan tetapi, sangat disayangkan, saya kurang aktif mengikuti kursus tersebut, sehingga kurang maksimal hasilnya. Syarat utama dalam belajar Bahasa Inggis adalah : Sukai dan jadikan Hobby, maka, segalanya terasa menyenangkan.

Syarat yang lain adalah : Jangan membaca artikel 'berat' dalam bahasa inggris, carilah materi yang fresh, tentang kehidupan sehari-hari, dengan bahasa yang ringan dan up to date.

Karena sekarang adalah masanya serba Online, Kursus bahasa inggris juga tersedia via Online, dan yang sangat saya rekomendasikan adalah :www.kursusinggrisonline.com dimana mereka menyediakan modul pembelajaran yang sangat menyenangkan, kapan saja, dimana saja tanpa batas tempat dan waktu, asalkan tersedia jaringan internet.



Kursus Online di e.compusoft.co.id akan terasa sangat menyenangkan, dengan biaya yang terjangkau, modul yang lengkap ( 32 modul pembelajaran )



modulnya berupa CD audio visual dan buku-buku panduan praktis yang menarik dan pasti menyenangkan.

lembaga kursus ini juga menyediakan program afiliasi bagi Blogger, dan yang jelas, program afiliasi ini pasti terpercaya, menguntungkan, dan transparansinya terjamin dengan mengakses langsung ke website www.kursusinggrisonline.com, setiap memperoleh jaringan satu orang maka, kita akan mendapatkan rp. 50.000. yang akan langsung ditransfer ke rekening kita.


Read More..

FAIR

FAIR

NETWORKED BLOGS

Labels