Global Visitor

Flag Counter

Smart Backlink

Free Auto Backlink - Gratis Backlink Otomatis

LOGOKU

LOGOKU

How Leader ship am I?

Posted by Unknown Monday, March 4, 2013 0 comments
Bagaimana meningkatkan leadership skill

1. self-esteem

Orang akan memiliki keinginan bekerja yang tinggi apabila ia merasa dianggap penting. Untuk itu, seorang pemimpin harus mampu membuat pegawainya memiliki self-esteem yang baik. Pemimpin harus mampu membuat karyawannya merasa penting dengan berbagai cara, spt : memberi pujian, tepukan pada bahu untuk kerja mereka yang baik, apresiasi atas ide, dan lain sebagainya.

2. Planning

Perencanaan sangat penting karena akan memberikan arahan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

3. Motivasi

Dapat dilakukan dengan beberapa cara : memberikan public recognition , memberikan challenges untuk bertumbuh, maupun pemberian bonus, insentif, dan lain sebagainya.

4. Delegasi

Jangan terlalu focus pada hal yang detail. Percayakan hal detail pada bawahan dan beri waktu pada diri anda sendiri untuk membuat rencana dan supervisi.

5. Empowerment

Hal ini berhubungan dengan delegasi. Buat bawahan anda merasa mendapat respek dan mereka memiliki tanggung jawab terhadap pekerjaan mereka.

Dari beberapa hal diatas, kemampuan anda mengenali kebutuhan perusahaan dan kemampuan anda beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan itu sendiri juga tidak kalah pentingnya. Meningkatkan leadership skill, secara praktikal, mulai dari yang sederhana!


1. Mulailah jadi hal yang sederhana! Jadilah pribadi yang menyenangkan!


2. Tingkatkan Kemampuan Bergaul, cara sederhananya :
a. Murah senyum, senyum yang tulus.
b. Ramah dan Simpatik, gak jutek.
c. Suka memberi (memberi yang ikhlas, tanpa ingin dipuji)
d. Gemar berkunjung mengunjungi teman
e. Bersedia melayani dari hati..

3. Tingkatkan Kemampuan Berdialog, dengan cara:
a. Mendengarkan dengan baik (be a good listener, Jika mau didengarkan, terlebih dahulu dengarkanlah orang dengan baik)
b. Menyampaikan ide dan pikiran dengan bahasa yang sederhana (mudahkan masalah yang sulit dengan bahasa yang ringan)
c. Menggunakan kisah sebagai bahan cerita
d. Menggunakan bahasa yang sesuai dengan lawan bicara
e. Memilih situasi dan kondisi yang tepat
f. Menarik kepercayaan orang lain

4. Rajin aktif berorganisasi, untuk Mahasiswa dan Pelajar.

5. Jangan takut menuangkan ide-ide idealis kamu!
Read More..

Bajak Laut??... ternyata kenyataan

Posted by Unknown Friday, March 1, 2013 0 comments
asal muasal kata "Lanun"
FOLKLOR KANGEAN:
SUATU KAJIAN CERITA BAJAK LAUT (LANUN)
SEBAGAI SUMBER SEJARAH KAWASAN
Abd. Latif Bustami
Abstract: This article discusses the pirate folklore as regional historical
sources in the Kangean island. The stories of pirates may explain
the history of people settlement and power relation with political,
economic, and cultural aspects between the Kangean island and
the other regions in entering the world system. The result of this interaction
shows an integration process in this region. The Kangean
people have cultural strategies to reduce pirates by producing handmade
cake (jejen lanun). The cake has two meanings: realistic and
symbolic meanings. This symbolic adaptation strategy has potentially
made social integration possible. The use of a historical-sources-based
critique of the pirate stories has yielded s research result showing that
the stories may be taken as historical sources for regional historiography.
Key words: Kangean, pirate folklore, regional historical sources,
regional historiography.
Pulau Kangean secara administratif termasuk Kabupaten Sumenep,
Madura. Kabupaten Sumenep terbagi menjadi dua wilayah, yaitu daratan
(dereden) dan kepulauan (polo). Pembagian wilayah ini berhubungan
konstruksi orang dari kedua wilayah itu, yaitu orang daratan (oreng dereden)
dan orang pulau (oreng polo). Konstruksi menentukan hubungan
Abd. Latif Bustami adalah Dosen Jurusan Sejarah, Fakultas Sastra, Universitas Negeri
Malang. Dosen Luar Biasa dalam Matakuliah Kebudayaan dan Institusi Lokal; Antropologi
Agama; Hubungan Antarsukubangsa; Perubahan Sosial dan Pembangunan Program
Pasca-sarjana, dan Folklor Indonesia pada Program D3 Pariwisata FISIP UI.
268 BAHASA DAN SENI, Tahun 32, Nomor 2, Agustus 2004
antarkedua wilayah tersebut. Orang daratan memandang lebih tinggi dari
orang kepulauan, sedangkan orang kepulauan menyebut orang daratan
dengan orang negara yang dijadikan acuan dalam bertingkah laku (oreng
nagera).
Cara pandang orang itu berhubungan dengan interaksi antara pusat
kekuasaan dengan bagian wilayah kekuasaan. Pusat kekuasaan sejak
Sumenep di bawah Singasari sampai saat ini berada di Sumenep daratan
(Bustami 1990: 66-77; 1997:323-330). Pada masa kasultanan Sumenep
dan kolonial, Pulau Kangean dijadikan sebagai tempat pembuangan lawan-
lawan politik penguasa lokal dan kolonial serta narapidana (Farjon
l980: 21-22; Arsip Nasional 1978:CLXX, 247). Pulau Kangean merupakan
Australianya Madura .
Penduduk Pulau Kangean berjumlah 78.468 jiwa, dengan kepadatan
penduduk sebesar 173,11 orang per km, angka ketergantungan 93,66 %,
dan jumlah rumah tangga sejumlah 22.300 buah. Orang Kangean seluruhnya
beragama Islam (Sumenep dalam Angka 1999: 15-17; 73). Ajaran
Islam diinterpretasi dan diaktualisasikan dalam kerangka kebudayaan
Kangean sehingga terjadi variasi. Secara kultural, Pulau Kangean memiliki
kebudayaan sendiri yang berbeda dengan kebudayaan Madura
(Bustami 2001:7-9). Perbedaan itu nampak pada bahasa, asal usul, dan
identitas sosial. Bahasa Kangean mempunyai tingkatan bahasa ako-kao,
nira-nae, dan kaule-panjennengan. Konstruksi ako-kao, eson-sede, esonkakeh
merupakan komunikasi yang dipergunakan oleh seseorang yang
sederajat dan teman akrab. Konstruksi nira-nae, die-dika digunakan oleh
mertua kepada menantu dengan tujuan penghormatan sedangkan kaulepanjennengngan
ditujukan kepada seseorang yang lebih tua, tidak sederajat
sebagai penghormatan. Konstruksi yang terkahir ini disebut besa alos
(bahasa tenggi) dan didominasi oleh bahasa Madura (Bustami 2003: 73-
74).
Asal-usul orang Kangean merupakan campuran orang-orang yang
berasal dari Madura, Sapudi (Podey) -Raas, Eropa, Cina, Arab, Banjar,
Melayu, Bawean, Jawa, Bali, Bugis-Makassar, Mandar, Mangindanao,
dan Sulu. Kedatangan orang Madura, Sapudi-Raas di Pulau Kangean berhubungan
dengan faktor pekerjaan, perdagangan, dan perkawinan. Orang
Eropa berhubungan dengan pemantapan kolonialisme dan penyebaran
agama Kristen Protestan. Di Pulau Kangean terdapat kampong Pandita
Bustami, Folklor Kangean 269
Read More..

Sekilas Perang Dunia

Posted by Unknown 0 comments
Abad ke-20 adalah babak paling berdarah di sepanjang sejarah dunia.

Selama masa ini, untuk pertama kalinya umat manusia diperkenalkan pada gagasan "perang dunia."

Secara keseluruhan, Perang Dunia pertama dan kedua telah menelan korban 65 juta jiwa. Sekitar separuh dari korban ini adalah warga sipil yang tidak ada hubungannya dengan kedua perang ini. Anak-anak, wanita, dan orang tua yang tak berdaya sama-sama dibantai secara kejam. Sehingga, kita mungkin bertanya, bagaimana dunia bisa berada di tengah-tengah penyakit jiwa yang begitu meluas seperti itu?

Bagaimana bisa manusia begitu mudahnya mengorbankan bangsanya sendiri maupun bangsa lain? Pemikiran apakah di balik kekejaman ini? Di dalam situs ini, Anda dapat menemukan jawabannya.
Perang telah ada hampir sejak awal keberadaan umat manusia itu sendiri. Kebutuhan ekonomi dan politik yang saling bersaing telah menggiring manusia untuk mengangkat senjata melawan satu sama lain. Senjata dan tentara telah berkembang berdampingan, sehingga perang telah tumbuh semakin dahsyat dan merusak.
Namun, sampai abad ke-20, perang masih berbentuk "perang garis depan", di mana para serdadu dari kedua belah pihak bertemu di kedua sisi medan perang dan pertempuran hanya berlangsung di sekitar medan ini. Dalam bentrokan ini, hanya serdadu sajalah yang terbunuh.
Tetapi di abad ke-20, sejenis perang baru telah lahir, perang yang sasarannya tidak hanya para serdadu, namun juga rakyat banyak. Akibat perang seperti itu dirasakan tidak hanya di beberapa negara saja, namun cenderung telah menyeret seluruh dunia ke dalam mulut menganga yang mengerikan.
Sepanjang sejarah, perang telah menimbulkan korban dan penderitaan yang hebat pada masyarakat. Sejumlah nabi yang diutus kepada manusia sebagai utusan Allah telah memperingatkan mereka akan malapetaka dan kekisruhan ini.
Di Eropa abad ke-19, penjajahan tersebar luas. Kekuatan bangsa Eropa seperti Inggris dan Prancis telah membangun kekuasaan penjajahan di keempat penjuru dunia. Jerman, yang telah membangun kesatuan politiknya lebih lama daripada negara-negara lain, bekerja keras untuk menjadi pelopor dalam perlombaan ini.
Pada awal abad ke-20, hubungan yang didasarkan pada kepentingan telah membagi Eropa menjadi dua kutub yang berlawanan. Inggris, Prancis, dan Rusia berada di satu pihak, dan Jerman beserta Kekaisaran Austria-Hungaria yang diperintah oleh keluarga Hapsburg asal Jerman berada di pihak lainnya.

Franz Ferdinand, istri dan anaknya
Ketegangan antara kedua kelompok ini semakin hari semakin meningkat, hingga akhirnya suatu pembunuhan pada tahun 1914 menjadi pemicu perang. Pangeran Franz Ferdinand, pewaris tahta Kekaisaran Austria-Hungaria, dibunuh oleh kaum nasionalis Serbia yang berusaha menekan pengaruh kekaisaran tersebut di daerah Balkan.
Dalam kurun waktu yang amat singkat, hasutan setelah peristiwa ini menyeret seluruh benua Eropa ke dalam kancah peperangan. Pertama, Austria-Hungaria menyatakan perang kepada Serbia. Rusia, sekutu abadi bangsa Serbia kemudian menyatakan perang terhadap Austria-Hungaria.
Lalu satu demi satu, Jerman, Inggris, dan Prancis, memasuki peperangan. Sumbu sudah dinyalakan.
Bahkan sebelum perang dimulai, Dewan Jenderal Jerman telah membuat rencana dan memutuskan untuk menguasai Prancis melalui serangan mendadak. Untuk mencapai tujuan ini, orang-orang Jerman memasuki Belgia dan kemudian melintasi perbatasan memasuki Prancis. Menanggapi dengan cepat, pasukan Prancis menghentikan pasukan Jerman di tepi Sungai Marne dan memulai suatu serangan balik.
Walaupun kedua pasukan menderita kerugian parah, tidak ada kemajuan di garis depan pertempuran. Baik serdadu Prancis maupun Jerman bersembunyi di parit untuk melindungi diri. Akibat serangkaian serangan yang berlarut-larut hingga beberapa bulan, sekitar 400.000 serdadu Prancis terbunuh. Korban meninggal dari serdadu Jerman mencapai 350.000.
Perang parit menjadi strategi utama Perang Dunia Pertama. Selama beberapa tahun berikutnya, bisa dikatakan para serdadu hidup dalam parit-parit ini. Kehidupan di sana benar-benar sulit. Para prajurit hidup dalam ancaman terus-menerus dibom, dan mereka tak henti-hentinya menghadapi ketakutan dan ketegangan yang luar biasa. Mayat mereka yang telah tewas terpaksa dibiarkan di tempat-tempat ini, dan para serdadu harus tidur di samping mayat-mayat tersebut. Bila turun hujan, parit-parit itu dibanjiri lumpur.
Lebih dari 20 juta serdadu yang bertempur di Perang Dunia I mengalami keadaan yang mengerikan di dalam parit-parit ini, dan sebagian besar meninggal di sana.
Dalam beberapa minggu setelah dimulai oleh serangan Jerman pada tahun 1914, garis barat perang ini sebenarnya terpaku di jalan buntu.
Para serdadu yang bersembunyi di parit-parit ini terjebak dalam jarak yang hanya beberapa ratus meter jauhnya satu sama lain. Setiap serangan yang dilancarkan sebagai upaya mengakhiri kebuntuan ini malah menelan korban jiwa yang lebih banyak.
Di awal tahun 1916, Jerman mengembangkan rencana baru untuk mendobrak garis barat. Rencana mereka adalah secara mendadak menyerang kota Verdun, yang dianggap sebagai kebanggaan orang Prancis. Tujuan penyerangan ini bukanlah memenangkan perang, melainkan menimbulkan kerugian yang besar di pihak Tentara Prancis sehingga melemahkan perlawanan mereka. Kepala staf Jerman Falkenhayn memperkirakan bahwa setiap satu serdadu Jerman saja dapat membunuh tiga orang serdadu Prancis.
Serangan dimulai pada tanggal 21 Febuari. Para pemimpin Jerman memerintahkan serdadunya untuk "keluar dari parit mereka," namun tiap serdadu yang melakukannya justru telah tewas atau sekarat dalam sekitar tiga menit. Meskipun penyerangan berlangsung tanpa henti selama berbulan-bulan, Jerman gagal menduduki Verdun.
Secara keseluruhan, kedua pihak kehilangan sekitar satu juta serdadu. Dan dengan pengorbanan itu, garis depan hanya berhasil maju sekitar 12 kilometer. Satu juta orang mati demi selusin kilometer.
Inggris membalas serangan Jerman di Verdun dengan Pertempuran Somme. Pabrik-pabrik di Inggris membuat ratusan ribu selongsong meriam.
Rencana Jendral Douglas Haig mendorong Pasukan Inggris untuk menghujani dengan pengeboman terus-menerus selama seminggu penuh, yang diikuti dengan serangan infanteri. Dia yakin mereka akan maju sejauh 14 kilometer di hari pertama saja dan kemudian menghancurkan semua garis pertahanan Jerman dalam satu minggu.
Serangan dimulai pada tanggal 1 Juni. Pasukan meriam Inggris menggempur pertahanan Jerman selama seminggu tanpa henti. Di akhir minggu tersebut, para perwira Inggris memerintahkan serdadunya memanjat keluar dari parit. Namun, selama pengeboman tersebut para serdadu Jerman berlindung dengan rapat di kedalaman parit persembunyian mereka sehingga tidak terlumpuhkan dan menggagalkan rencana Inggris. Begitu serdadu Inggris bergerak melintasi garis depan, serdadu Jerman muncul menyerang mereka dengan senapan mesinnya. Sejumlah total 20.000 serdadu Inggris tewas dalam beberapa jam pertama perang tersebut. Di dalam kegelapan malam itu, daerah di antara dua garis pertempuran penuh dengan puluhan ribu mayat dan juga serdadu yang terluka, yang mencoba merangkak mundur.
Pertempuran Somme tidak berlangsung dua minggu seperti yang direncanakan Jendral Haig, melainkan lima bulan. Bulan-bulan ini tidak lebih daripada pembantaian. Para jendral bertubi-tubi mengirimkan gelombang demi gelombang serdadu mereka menuju kematian yang telah pasti. Di akhir pertempuran, kedua belah pihak secara keseluruhan telah kehilangan 900.000 prajuritnya. Dan untuk ini, garis depan bergeser hanya 11 kilometer. Para serdadu ini dikorbankan demi 11 kilometer saja.
Kedua belah pihak melakukan lebih banyak serangan lagi selama Perang Dunia I, dan setiap serangan ini menjadi pembantaian diri sendiri. Di kota Ipres di Belgia saja, berlangsung tiga pertempuran. Setengah juta serdadu tewas di pertempuran ketiga saja.
Setiap serangan berakibat sama: Ribuan nyawa melayang hanya untuk maju beberapa kilometer.
Read More..
Posted by Unknown Wednesday, February 27, 2013 1 comments

KUNCI GITAR DAN LIRIK, RICHARD MARX
 RIGHT HERE WAITING

Intro :
 C    G    Am
 C    G      Am


C Am  F
Oceans apart day after day
 G C
And I slowly go insane
C Am  F
I hear your voice on the line
 G      Am
But it doesn't stop the pain


Am        F
If I see you next to never
Am          F  C
How can we say forever


C         G
Wherever you go
G        Am
Whatever you do
Am    F       C
I will be right here waiting for you
C         G
Whatever it takes
G  Am
Or how my heart breaks
Am    F       C
I will be right here waiting for you


C Am  F
I took for granted, all the times
 G  C
That I though would last somehow
C  Am     F
I hear the laughter, I taste the tears
G          Am
But I can't get near you now


Am  F
Oh, can't you see it baby
Am  F C
You've got me goin' crazy


C         G
Wherever you go
G        Am
Whatever you do
Am    F       C
I will be right here waiting for you
C         G
Whatever it takes
G  Am
Or how my heart breaks
Am    F       C
I will be right here waiting for you


Dm7 C    F
I wonder how we can survive
F
This romance
Dm7 C        F
But in the end if I'm with you
F     G
I'll take the chance


Repeat INTRO


Am  F
Oh, can't you see it baby
Am  F C
You've got me goin' crazy


C         G
Wherever you go
G        Am
Whatever you do
Am    F       C
I will be right here waiting for you
C         G
Whatever it takes
G  Am
Or how my heart breaks
Am    F       C
I will be right here waiting for you

Read More..

Hot Jessica Toscanini

Posted by Unknown Thursday, February 21, 2013 0 comments

Read More..

NOw... i'll begin to writing E-Book

Posted by Unknown 0 comments

A Golden Opportunity for Ebook Authors

This situation creates some unusual opportunities for ebook authors -- and byunusual I mean that this is one of those rare situations where you either get in now, or you miss out. Eventually the ebook supply will catch up, but for now the demand is increasing at a much faster rate. This is creating something of a gold rush for ebook authors.
The writing on the wall is too clear to ignore. This is a juicy opportunity that isn't going to last forever. With the rapid growth of ebook sales, fueled largely by the growth of tablet computer sales, this is a great time to get into ebooks. It's possible to see increasing sales for a while just from watching the market expand. This reminds me of the opportunity I saw in 2004 when I started blogging. I keep looking at this and saying, "juicy, juicy, juicy!"
I'm planning to stick with nonfiction since that's my strength, but there are some serious opportunities if you think you can crank out a kid's or young adult book. Teens and tweens just can't get enough of those vampire stories. :)

Read More..

Sky high

Posted by Unknown Friday, February 15, 2013 0 comments
hidup ini memang harus bermimpi, karena mimpi itu akan menjadi pemacu semangat dalam berjuang hidup, admin juga pengen, suatu saat, mimpi ini menjadi kenyataan, membuat seluruh lapisan masyarakat di pedalaman menikmati akses internet yang memuaskan.

walau mimpi hanyalah sekedar mimpi, yang biasa disebut bunga tidur, aku berharap, suatu saat, akan terbangun sebuah bangunan permanent yang terhubung dengan jaringan internet all access, dengan biaya murah dan terjangkau, jaringan hotspot yang memadai, fasilitas jasa untuk membantu siswa sekolah dalam memperoleh panduan belajar..

seperti internet schooling gitu..

tapi, mimpi ini butuh biaya yang gg sedikit, memerlukan donatur yang visioner dan memiliki jiwa sosial tinggi disamping sebuah bisnis murni...hehehe

malah kayaknya diriku ini lebih suka menjadi pemilik satu-satunya tanpa campur tangan investor, karena syarat2 diatas hanya dimiliki diriku seorang :hammer

Bisnis yang mutualism, gitu istilah metronya. saling membutuhkan dan saling menguntungkan antara pemilik dan customer, ah katanya dimana2 gitu, tapi  hanya motto dan slogan doank.

ok, yang baca silakan berdoa menurut kepercayaan masing2 demi mendukung mimpiku ini
Read More..

FAIR

FAIR

NETWORKED BLOGS

Labels